TERUNTUKMU YANG PERNAH SINGGAH
"TERUNTUK KAMU YANG PERNAH SINGGAH"
Hai, apa kabar? Aku harap kamu baik-baik saja, dan jika kamu tau, kamupun pasti ngomong begitu.
Ohya masih ingat aku? Aku yang dulu pernah membuat kamu tersenyum, membuat hari-harimu pernuh dengan warna, aku yang dulu selalu ada buat kamu, apa kamu masih ingat tentang itu? Hehehe
Mungkin kamu sudah tak ingat lagi, lupakan sajalah!
Bagaimana hari-harimu sekarang tanpa aku...!?
Jangan sedih ya, aku tidak mau melihat orang yang pernah singgah di hatiku bersedih.
Aku harap kamu bisa lebih dewasa lagi menilai seseorang yaah.
Jangan sama seperti dulu lagi, karena aku sudah pernah di posisi itu, dimana kamu yang selalu sok dewasa mengomentari semua kebebasan yang aku jalani. Hehehe
Dunia kita sudah berubah sekarang, tapi aku yakin, kamu pasti bahagia begitupun juga denganku. Aku selalu mencari kebahagiaanku meski ada sedikit terhenti oleh kenangan manis saat bersamamu.
Ohya maaf, aku lupa ngucap salam,
Assalamu'alaikum. Hehe
Iya kenangan seperti itu yang sering terlintas di fikiranku, dimana aku selalu saja lupa dan kamu selalu saja mengingatkannya padaku. Meski kenangannya nyaris seperti kopi hangat ketika dingin diminum tidak enak lagi.
Untukmu yang pernah singgah, aku harap kamu tidak membenciku, meski yang meminta pergi itu kamu bukan aku dan seharusnya kata benci itu milikku. Tapi aku sadar, membencimu adalah suatu hal yang salah, dimana logika ingin menemukanmu dan hati ingin memenjarakanmu. Itulah sebabnya aku tak pernah mampu untuk membencimu.
Tapi setidaknya kamu tau, dari dulu aku tak pernah ingin ada kata jarak diantara kita hanya saja kamu yang menoleh kebelakang dan pergi meninggalkan aku, itu sebabnya aku tak pernah bisa melupakanmu.
Di kemudian hari aku selalu bertanya tanya?
Apa salahku, hingga kau beranjak jauh dari hidupku, apa karena kekuranganku, iyaa aku tau, kekuranganku begitu banyak hingga tak bisa aku hitungkan lagi.
Aku harap kamu tidak menilaiku dari materi dan fisikku. (fikirku)
Aku lemah ketika kamu membicarakan dia yang lebih sempurna dariku, hatiku rapuh ketika kamu dengan jelasnya membanggakan dia di hadapanku. Apa kamu tau saat itu!? Aku pura-pura kuat agar tetap bisa mendengar semua itu, aku tahan setetes air yang ingin membasahi pipi demi melihatmu tersenyum lepas dengan keasyikan membicarakn tentang dia kepadaku.
Iya siapalah aku..?
Aku yang jauh dari kata sempurna yang kamu cari, aku yang jauh dari kata sempurna yang harus kamu pedulikan.
Iya siapalah aku?
Aku yang hanya membuatmu merasa bosan saat bersamamu, tapi apa kamu tau? Saat bersamamu semua masalah terasa terselesaikan begitu saja. Sayangnya kamu tak pernah tau dan tak pernah peduli tentang aku.
Hanya aku saja yang peduli padamu, karena aku MENCINTAIMU...!!!
By: RIDHO😊
Hai, apa kabar? Aku harap kamu baik-baik saja, dan jika kamu tau, kamupun pasti ngomong begitu.
Ohya masih ingat aku? Aku yang dulu pernah membuat kamu tersenyum, membuat hari-harimu pernuh dengan warna, aku yang dulu selalu ada buat kamu, apa kamu masih ingat tentang itu? Hehehe
Mungkin kamu sudah tak ingat lagi, lupakan sajalah!
Bagaimana hari-harimu sekarang tanpa aku...!?
Jangan sedih ya, aku tidak mau melihat orang yang pernah singgah di hatiku bersedih.
Aku harap kamu bisa lebih dewasa lagi menilai seseorang yaah.
Jangan sama seperti dulu lagi, karena aku sudah pernah di posisi itu, dimana kamu yang selalu sok dewasa mengomentari semua kebebasan yang aku jalani. Hehehe
Dunia kita sudah berubah sekarang, tapi aku yakin, kamu pasti bahagia begitupun juga denganku. Aku selalu mencari kebahagiaanku meski ada sedikit terhenti oleh kenangan manis saat bersamamu.
Ohya maaf, aku lupa ngucap salam,
Assalamu'alaikum. Hehe
Iya kenangan seperti itu yang sering terlintas di fikiranku, dimana aku selalu saja lupa dan kamu selalu saja mengingatkannya padaku. Meski kenangannya nyaris seperti kopi hangat ketika dingin diminum tidak enak lagi.
Untukmu yang pernah singgah, aku harap kamu tidak membenciku, meski yang meminta pergi itu kamu bukan aku dan seharusnya kata benci itu milikku. Tapi aku sadar, membencimu adalah suatu hal yang salah, dimana logika ingin menemukanmu dan hati ingin memenjarakanmu. Itulah sebabnya aku tak pernah mampu untuk membencimu.
Tapi setidaknya kamu tau, dari dulu aku tak pernah ingin ada kata jarak diantara kita hanya saja kamu yang menoleh kebelakang dan pergi meninggalkan aku, itu sebabnya aku tak pernah bisa melupakanmu.
Di kemudian hari aku selalu bertanya tanya?
Apa salahku, hingga kau beranjak jauh dari hidupku, apa karena kekuranganku, iyaa aku tau, kekuranganku begitu banyak hingga tak bisa aku hitungkan lagi.
Aku harap kamu tidak menilaiku dari materi dan fisikku. (fikirku)
Aku lemah ketika kamu membicarakan dia yang lebih sempurna dariku, hatiku rapuh ketika kamu dengan jelasnya membanggakan dia di hadapanku. Apa kamu tau saat itu!? Aku pura-pura kuat agar tetap bisa mendengar semua itu, aku tahan setetes air yang ingin membasahi pipi demi melihatmu tersenyum lepas dengan keasyikan membicarakn tentang dia kepadaku.
Iya siapalah aku..?
Aku yang jauh dari kata sempurna yang kamu cari, aku yang jauh dari kata sempurna yang harus kamu pedulikan.
Iya siapalah aku?
Aku yang hanya membuatmu merasa bosan saat bersamamu, tapi apa kamu tau? Saat bersamamu semua masalah terasa terselesaikan begitu saja. Sayangnya kamu tak pernah tau dan tak pernah peduli tentang aku.
Hanya aku saja yang peduli padamu, karena aku MENCINTAIMU...!!!
By: RIDHO😊
Komentar
Posting Komentar