SETITIK GORESAN TENTANG HATI YANG TAK BISA MELUPAKAN part 5

Hari demi hari yang aku lewati, tak pernah ada perubahan melainkan rasa ini semakin bertambah kepadamu, namun pada hari itu, aku hanyalah seorang manusia yang tak punya hati sekeras  batu melainkan lembut seperti salju.

Aku mulai beranjak dan melangkah jauh demi untuk kenyamananmu, aku mulai berfikir dan tidak akan egois dengan rasa ini.
Aku mengerti kamupun ingin merasakan kebebasan dalam hal kehidupan. saat itu aku paham, mencintaimu hanya membuat luka yang semakin dalam atau melepaskanmu membuat aku sakit yang teramat menyakitkan.

Aku bingung saat itu, apa yang semestinya harus aku lakukan. Aku melangkah dengan rasa sabar, iya sabar dalam menerima cerita ini.

Aku biarkan semuanya berjalan seperti biasanya, aku menjauh sejenak untuk melihat dengan siapa sebenarnya kenyamananmu itu? Saat itu aku melihatmu dari kejauhan, ternyata apa yang aku fikirkan selama ini betul, kamu lebih nyaman dengan mereka, tanpa ada akupun, aku melihatmu sangat bahagia.


Aku mulai paham dengan keadaan seperti ini, bukan karena aku tidak menyanyangimu lagi, tapi ini tentang kenyamananmu dan kebahagiaanmu, demi itu apapun akan aku lakukan walau rasa ini selalu mencekamku untuk tetap bertahan.

Tenang saja aku tidak akan membencimu, karena bagaimana bisa hati yang sangat berharap dan yang sangat menyanyangi untuk membenci seseorang yang di cintainya dengan segenap hati.


Tapi saat itu aku hanya cemburu, cemburu kepada mereka yang sangat dekat denganmu, sangat akrab denganmu, sangat leluasa menikmati dan bercerita bersamamu, tertawa dan tersenyum bersamamu, menghabiskan waktu luang yang tersisa bersamamu, beruntungnya mereka (fikirku).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JIKA MEMANG AKU TAK PANTAS UNTUKMU

VIRALL ENTAH APA YANG MERASUKI HIDUPMU

BULLSHIT, ASALKAN KAMU BAHAGIA AKUPUN JUGA IKUT BAHAGIA.